posted 12 October, 2026 11:10
Tentang Jogja Art + Books Festival: menjadikan buku dan kesadaran sosial sebagai jantung seni kontemporer.
Memasuki tahun keempat, Jogja Art + Books Festival (JABFEST) 2026 kembali digelar dengan menghadirkan Alissa Wahid, yang mengingatkan kita bahwa toleransi adalah kerja harian, bukan slogan. Martin Suryajaya, filsuf muda yang membedah cara berpikir kita sampai ke akar. Majelis Lidah Berduri, band yang berani meludahi kekuasaan lewat lirik. Dan Saut Situmorang, sastrawan yang menulis dengan luka agar kita tidak lupa. Bertempat di The Ratan, festival ini berlangsung selama dua pekan, dari 30 September hingga 12 Oktober 2026. Mengusung tema : "Saksi Mata: Ketika Pendangkalan Berkuasa, Pendalaman Harus Bekerja". Rabu,(30/9)